Sharing Time with Foreigners

English Club adalah organisasi mahasiswa mandiri di lingkungan Program S1 Pemerintahan Integratif Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman. English Club yang telah berjalan sejak tahun 2005 mempunyai beberapa misi utama, yakni: untuk melatih para mahasiswa/I S1 Pemerintahan Integratif untuk dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan lancar; untuk memotivasi para mahasiswa/I tersebut untuk belajar bahasa Inggris; untuk mendidik dan berbagi pengetahuan kepada mereka tentang Negara-negara yakni dalam hal budaya, geografi, politik, social, pendidikan, dan lain-lain; dan untuk pembelajaran bahasa Inggris menyenangkan.

Untuk mencapai misi-misi tersebut, English Club telah melaksanakan satu program “Sharing Time with Foreigners”. Program tersebut biasanya diadakan satu kali dalam sebulan. Program tersebut berupa diundangnya satu orang asing atau lebih untuk menjadi tamu yang akan berbicara tentang Negara asal mereka dan budaya-budayanya. Tujuan dari program ini adalah untuk melatih para mahasiswa untuk berbicara bahasa Inggris dengan menanyakan kepada dan menjawab pertanyaan-pertanyaan dari tamu tersebut, untuk memotivasi mereka untuk belajar bahasa Inggris , berbagi pengetahuan tentang perbadaan-perbedaan antara satu Negara dan Negara lainnya dalam hal budaya, bahasa resmi, geografi, kehidupan social, situasi politik,dan system pendidikan, dan untuk mengenal perbedaan aksen pada setiap tamu yang diundang.

Sejauh ini, English Club telah mengundang 23 orang tamu yang berasal dari anada, Italia, Mesir, Venezuela, Polandia, Australia, Belanda, Swedia, Amerika, Slovakia dan Belgia. Mereka adalah Devan Ritchie (Kanada) pada tahun 2005, Ivan Gyozo Somlai (Kanada) pada tahun 2007, Shari Carlson dan Carol pada tahun 2008, Chiara Argentieri (Italia) pada tahun April 2012, Suzanne Ortiz (Venezuela) pada tahun Mei 2012, Leah Sazer-Krebber (Amerika) dan Nina Charlotte Schellinx (Belanda) pada bulan Juni 2012, Sheriff Gamil (Mesir) pada bulan Mei 2012, Jacquelin Clavet-Gaumont (Kanada) dan Kristen Anne Walsh (Kanada) pada bulan November 2012, Justina Szymanska (Polandia) dan Ania Kujawa (Polandia) pada bulan Desember 2012, Dale Halliday (Australia) dan Rochelle (Australia) pada bulan Oktober 2013, Mathias De Meulenaerre (Belgia) pada bulan November 2013. Marc Niklasson (Swedia) dan Emil Skar Kristianssen (Swedia) pada bulan February 2014, Claire Elizabeth Malseed (Australia) pada bulan Oktober 2014, Emke de Vries (Belanda) dan Dominika Koprdova (Slovakia) pada bulan November 2014, Stan Chudy (Belanda) dan Veerlee Verhees (Belanda) pada bulan February 2015, dan Ben dan Hannah pada bulan Desember 2015.

Sesi biasanya dimulai dengan para tamu mengenalkan diri mereka dan Negara-negara asal mereka. Lalu, para mahasiswa akan bertanya tentang Negara-negara tersebut, budaya-budaya, dll. Para tamu tersebut terkadang tidak hanya berbicara mengenai hal-hal diatas, namun mereka juga melakukan satu kegiatan dengan para mahasiswa. Contohnya, “Making a Superhero Costume”. Kegiatan ini dilakukan 1 kali dalam setahun sebagai momen penobatan para mahasiswa baru sebagai anggota English Club baru. Kegiatan lainnya adalah “Get a Thing” dan “Who is the Spy?”. Persamaan kegiatan-kegiatan tersebut tersebut adalah untuk melatih kekompakan sesama anggota, logika, dan kretifitas mereka.

Oleh karena itu, ada harapan besar bagi para mahasiswa/I Program S1 Pemerintahan Integratif untuk meningkatkan kapasitas berbahasa Inggris mereka,mengingat betapa pentingnya bahasa Inggris itu sendiri. Salah satu caranya adalah dengan mengikuti program “Sharing Time with Foreigners” dimana mereka dapat berlatih berbahasa Inggris dan mendapatkan pemahaman antar budaya.