Malam Puncak HARLA S1 PIN “Gemilang 14”

Malam Puncak HARLA S1 PIN “Gemilang 14”

Samarinda, 17 November 2018 seluruh keluarga besar S1 Pemerintahan Integratif beserta Alumni bersama-sama merayakan hari lahir Kampus S1 PIN yang ke-14 yang bertempat di Gedung Olah Bebaya.  Dengan banyaknya rangkaian kegiatan yang More »

Bantuan KSR terhadap Donggala

Bantuan KSR terhadap Donggala

Pada Senin, Tanggal 29 Oktober 2018 KSR S1PIN memberikan bantuan kepada korban bencana gempa dan sunami di Palu-Dongala yaitu provinsi Sulawesi Tengah, bantuan berupa makanan mentah, makanan bayi, pakaian, dan keperluan pribadi More »

Alumni Back to Campus (ABC)

Alumni Back to Campus (ABC)

Tepat pada hari Sabtu, 17 November 2018 Mahasiswa/i S1 Pemerintahan Integratif (PIN) melaksanakan salah satu rangkaian acara Gemilang 14 yaitu “Alumni Back to Campus (ABC)” yang di hadiri oleh alumni-alumni S1 Pemerintahan Integratif More »

Workshop Fakultas Ilmu Soial dan Ilmu Politik

Workshop Fakultas Ilmu Soial dan Ilmu Politik

Sabtu, 10 November 2018, Tepat pada Hari Pahlawan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik mengadakan workshop dengan tema “Akselerasi Kelulusan Mahasiswa Fisip Unmul”. WR I Universitas Mulawarman mengataka bahwa rencananya akan diadakan More »

Perlombaan Taekwondo “ Gemilang 14 “

Perlombaan Taekwondo “ Gemilang 14 “

SAMARINDA – Olah raga beladiri Taekwondo di Indonesia semakin diminati banyak orang, hal tersebut yang mendasari penyelenggaraan PERTANDINGAN TAEKWONDO 2018, disamping dalam rangka menyambut hari ulang tahun S1 Pemerintahan Integratif (PIN) Universitas More »

 

Studi Banding Mahasiswa S1 PIN Di Badan Pengusahaan (BP) Batam

Studi banding mahasiswa S1 Pemerintahan Integratif (PIN) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan menjelang kegiatan On The Job Training (OJT). Mahasiswa yang diberangkatkan adalah mahasiswa semester 6 (untuk tahun ini mahasiswa angkatan 8). Penentuan daerah studi banding disesuaikan dengan karakteristik daerah asal mahasiswa peserta studi banding. Khusus tahun ini mahasiswa peserta studi banding  berjumlah 49 orang, didominasi mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Malinau yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia (Malinau 40 orang, 8 Kutai Timur, dan 1 Kutai Kartanegara).  Olehnya itu, daerah studi banding yang dituju adalah Kota Batam dengan waktu kegiatan studi banding  selama 5 hari (20 April – 24 April 2015). Rombongan studi banding dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi S1 PIN, Bapak Drs. H. Muhammad Noor, M.Si.

Keesokan harinya,  tanggal 21 April 2015 peserta studi banding melakukan kunjungan ke Badan Pengusahaan (BP) Batam sekaligus melakukan diskusi dengan pengelola BP Batam di gedung Balairung Sari. Tepat pukul 09.00 pagi rombongan diterima oleh 3 pejabat BP Batam yaitu, Kasubdit Humas dan Publikasi Ilham Eka Hartawan, Kasi Pemasaran Johan Effendi, SE, dan Kabid Mutasi Budi Susilo, SE. Ketiga pejabat tersebut sekaligus menjadi pemateri dalam acara diskusi. Setelah membuka acara diskusi, pemateri sekaligus moderator Kasubdit Humas dan Publikasi Ilham Eka Hartawan mempersilahkan Ketua Program Studi Bapak Drs. H. Muhammad Noor, M.Si memberikan sambutan dan menjelaskan maksud dan tujuannya berkunjung. Dalam sambutannya, Ketua Program Studi menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada pengelola BP Batam karena telah menerima peserta studi banding dari S1 PIN. Beliau memperkenalkan peserta studi banding dan menjelaskan bahwa mereka adalah mahasiswa yang berasal dari daerah perbatasan dan sebentar lagi akan melakukan kegiatan OJT di daerah masing-masing. Untuk itu, mereka perlu diberikan bekal ilmu yang berkaitan dengan pengelolaan daerah perbatasan dan mengharapkan mahasiswa diberi kesempatan untuk bertanya.

Selesai sambutan Ketua Prodi, tiga pejabat BP Batam bergantian memberikan materinya. Kasubdit Humas dan Publikasi Ilham Eka Hartawan menjelaskan bahwa mereka dengan senang hati menerima rombongan S1 PIN, kalau perlu jangan hanya sekali datang silahkan datang lagi, dengan senang hati pihak BP Batam akan menerima dengan terbuka. BP Batam menurut beliau mendapatkan pelimpahan kewenangan dari pusat untuk mengelola Batam. Karena Batam merupakan wilayah dari Kota Batam, maka ada pembagian kewenangan antara BP Batam dan Pemkot Batam. Tanah di Batam tidak boleh menjadi hak milik akan tetapi harus disewa ke BP Batam dengan durasi waktu 30 tahun, perpanjangan 20 tahun dan kemudian 30 tahun. Sertifikasi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) ataupun Pajak Bumi Bangunan (PBB) menjadi urusan Pemkot Batam dengan keharusan mendapat rekomendasi dari BP Batam.

Pemateri kedua, Kasi Pemasaran Johan Effendi, SE menjelaskan salah satu tugas BP Batam adalah pembinaan iklim investasi. Pihak BP Batam memberikan kemudahan kepada investor untuk menanamkan investasinya dengan mengedepankan prinsip bahwa BP Batam adalah bukan raja tapi pelayan investor. Adapun industri yang dibina selama ini adalah industri elektronik, migas, galangan kapal, home industry, dan industri kreatif. Wilayah Batam identik dengan air laut, untuk memenuhi kebutuhan air pelaku industri dan masyarakat Batam pihak BP Batam membangun 6 waduk untuk menampung air hujan. Air dari waduk tersebutlah  yang diolah menjadi sumber air minum.

Selanjutnya, pemateri ketiga Kabid Mutasi Budi Susilo, SE menjelaskan kekuatan BP Batam dalam mengelola industri Batam didukung oleh 2720 pegawai dengan rincian 2002 PNS, 260 Non PNS/pegawai tetap, dan sisanya pegawai kontrak. 2002 PNS melekat di 23 kementerian dan Badan. Untuk menarik pegawai yang berbasis IT BP Batam bekerjasama dengan kementerian Kominfo, Lembaga Sandi Negara, dan ITS. Selain itu,  menjalin kerjasama dengan ITB dan Nanyang University membangun Politeknik Batam untuk mengakomodir putra daerah Batam dalam pengembangan SDM. Setelah ketiga pemateri memberikan materinya, moderator memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bertanya. Dengan antusias, 8 mahasiswa memberikan pertanyaan. Di akhir sesi tanya jawab, Kasubdit Humas dan Publikasi Ilham Eka Hartawan mempersilahkan mahasiswa untuk mendaftar sebagai pegawai BP Batam karena selama ini menurut beliau belum ada orang Kalimantan menjadi pegawai BP Batam. Beliau juga menyarankan untuk mengunjungi daerah-daerah industri yang ada di Kota Batam. Acara diskusi berakhir tepat pukul 12.30, dan dilanjutkan acara penukaran cendera mata.

Leave a Reply

Your email address will not be published.