Mulawarman University English Proficiency Test (MU-EPT) dan TOEFL Test

Mulawarman University English Proficiency Test (MU-EPT) hadir sebagai salah satu syarat kelulusan untuk mengganti tes TOEFL. Hal ini menjadi pertimbangan akibat banyaknya mahasiswa yang gagal dalam dalam tes TOEFL. Dalam pelaksanaannya, MU-EPT tidak jauh berbeda dengan tes TOEFL Paper Based Test (PBT) pada umumnya, terutama dalam formatnya. MU-EPT yang berjumlah 150 soal ini terdiri dari 3 bagian, yakni Listening Comprehension pada Bagian 1, Structure and Written Expression pada bagian 2, dan Reading Comprehension pada Bagian 3. MU-EPT digunakan sebagai salah satu syarat kelulusan pada tingkat universitas, yakni sebagai syarat pendaftaran wisuda dan tidak berlaku untuk melamar pekerjaan.

Setelah diberlakukannya MU-EPT, maka pihak Balai Bahasa Universitas Mulawarman tidak lagi mengeluarkan surat keterangan tidak lulus.
bagi para mahasiswa/I Program S1 Pemerintahan Integratif, mereka mempunyai persyaratan untuk mengikuti ujian pendadaran yakni harus menempuh tes kedua yakni tes TOEFL di S1 PIN dengan nilai minimal 400. Dalam mempersiapkan tes TOEFL dan MU-EPT, mereka diwajibkan mengikuti kelas praktikum TOEFL Preparation pada semester 5. Hal ini dilakukan sebagai upaya dalam membekali para mahasiswa/I Program S1 Pemerintahan Integratif yang akan mengikuti MU-EPT dan tes TOEFL di S1 Pemerintahan Integratif.