Perwakilan PIN di Ajang Putera-Puteri Maritim Indonesia 2017

Perwakilan PIN di Ajang Putera-Puteri Maritim Indonesia 2017

Mahasiswa S1 PIN kembali Mengharumkan nama Provinsi Kalimantan Timur di ajang Kompetisi Nasional. Kompetisi tersebut adalah Pemilihan Putera-Puteri Maritim Indonesia yang diselenggarakan oleh beberapa Kementrian Republik Indonesia yaitu Kemenko Maritim RI, Kemenpar More »

Kolaborasi Untuk Masa Depan

Kolaborasi Untuk Masa Depan

Kolaborasi Untuk Masa Depan Yang Membahagiakan Teramat sering ada pertanyaan “Kapan GMSS SKM ada kegiatan?”. Maka jawabnya juga akan sesingkat pertanyaannya, “Setiap hari ada kegiatan,”. GMSS SKM dan kini juga SeSuKaMu bukanlah More »

Bina Desa Jilid II di Kecamatan Kota Bangun

Bina Desa Jilid II di Kecamatan Kota Bangun

alt=”” width=”300″ height=”225″ class=”alignnone size-medium wp-image-624″ />Senin, 15 januari 2018, Program Studi S1 Pemerintahan Integratif kembali mengadakan kegiatan Bina Desa. Setelah berhasil membantu dalam penyusunan APBDes Desa Santan Tengah Kecamatan Marangkayu, kali More »

Penandatanganan MoU Desa Se-Kecamatan Kota Bangun

Penandatanganan MoU Desa Se-Kecamatan Kota Bangun

Pada tanggal 04 desember 2017 Program studi S1 Pemerintahan Integratif telah melaksanakan Penandatanganan MoU Desa Se-Kecamatan Kota Bangun.Penandatanganan ini merupakan bentuk terjalinnya kerjasama antara Program S1 Pemerintahan Integratif dengan Pemerintah Kecamatan Kota More »

OUTBOND 2017-2018

OUTBOND 2017-2018

Pada tanggal 18 November 2017,kampus S1 Pemerintahan Integratif melaksanakan kegiatan outbond yang bertempat di Kompi B Yonif 611,Loa Janan Ulu. Outbond sendiri diikuti oleh 3 angkatan yang berjumlah 110 orang. Di dalam More »

 

Kolaborasi Untuk Masa Depan

Kolaborasi Untuk Masa Depan Yang Membahagiakan

Teramat sering ada pertanyaan “Kapan GMSS SKM ada kegiatan?”.

Maka jawabnya juga akan sesingkat pertanyaannya, “Setiap hari ada kegiatan,”.

GMSS SKM dan kini juga SeSuKaMu bukanlah entitas yang berbasis event. Mengusung cita-cita besar untuk mewujudkan kembali budaya air di Kota Samarinda, menjadikan Samarinda sebagai Green Waterfront City, tentu tak bisa dibangun dengan kegiatan hanya di hari-hari tertentu.

Di Muang Ilir, setiap hari ada biji yang harus disemai, bibit yang harus ditumbuhkan, dirawat dan dijaga dan kemudian siap untuk ditanam.

Ada juga lahan yang harus disiapkan, berdialog dengan mereka yang menduduki, dibuat lubang tanam, ditanami, diberi penanda dan dijaga agar apa yang ditanam tumbuh untuk memulihkan ekosistem sungai.

Himpunan Mahasiswa/wi S1 PIN (Pemerintah Intergratif) adalah salah satu yang memahami filosofi ini. Mereka datang dengan sebuah rencana setelah beberapa kali pertemuan pendahuluan.

Merekalah yang kemudian mulai mewujudkan SeSuKaMu (Sekolah Sungai Karang Mumus) menjadi learning and experience centre. Mereka tidak hanya belajar tentang sungai namun mengalami sungai dengan melakukan reclaiming lahan untuk dikembalikan menjadi ruang sungai.

Area seberang depan SeSuKaMu dipilih untuk menjadi lokasi restorasi ekosistem Sungai Karang Mumus. Mereka belajar tentang vegetasi yang dulu hidup di tepian Sungai Karang Mumus, mempersiapkan lubang tanam, menanam, menyirami pohon yang ditanam dan seterusnya.

Namun yang terpenting mereka juga belajar untuk merawat dan menjaga aneka peralatan yang dipakai untuk berkegiatan.

Tentu saja mereka tak lupa untuk bergembira, menikmati air Sungai Karang Mumus dengan menceburkan diri, bermain, berenang untuk mempererat persaudaraan dengan sesama dan lingkungan.

Mereka merencanakan dan mempersiapkan apa yang mereka perlukan untuk berperan secara aktif dalam memulihkan, menjaga dan merawat Sungai Karang Mumus. Termasuk ke depannya mereka juga akan belajar untuk mempersiapkan tanaman yang hendak mereka tanam.

“Paket Lengkap” ini penting, karena kelak mereka akan kembali ke daerah masing-masing, menjadi bagian dari para pengambil kebijakan yang selama ini belum menunjukan model pendekatan pembangunan yang melakukan pengelolaan air secara integratif.

GMSS SKM dan SeSuKaMu bahagia bisa menjadi bagian dari penyadartahuan para insan calon penggerak roda kepemerintahan di masa depan mengawetkan, memuliakan, menjaga dan memanfaatkan air berdasarkan logika dan kaidah ecohidrologi.